Cara Cermat Memilih Hobi dan Menekuninya
Cara
Cermat Memilih Hobi dan Menekuninya
Cukup banyak orang yang tidak dapat membedakan,antara
hobbi dan iseng iseng, Mungkin masih ingat ,dulu dikoran atau
dimajalah,seringkali ada tulisan diatas teka teki silang ,yang berbunyi “Iseng
Iseng Berhadiah”. Maksudnya kapan kapan ada sempat,dari pada duduk bermenung,
maka kita ambil pensil atau pena dan mengisi teka teki silang.Sesudah selesai,
dikirim ke koran atau majalah yang mempostingnya. Siapa tahu, suatu waktu akan
menjadi pemenang,
Sementara hobbi adalah untuk ditekuni, bukan iseng
iseng dan hanya menerapkannya, kapan kapan lagi mood saja. Ada begitu banyak
ragam hobbi, yang bisa membuat kita bingung mau pilih yang mana. Hobbi tidak
terlepas dari tebal tipisnya kantong kita. Karena ada hobbi yang hanya
menghambur hamburkan uang, namun tidak ada manfaatnya sama sekali, malahan
dapat merusakan keharmonisan rumah tangga. Tidak jarang,akibat terobsesi hobbi,
orang melupakan kewajibannya dan meletakkan hobbi menjadi prioritas utama dalam
hidupnya.
Pertama
coretlah dalam daftar, semua hobbi yang menghamburkan uang dan tidak ada
manfaatnya. bahkan berpotensi merugikan diri dan keluarga. Rugi dalam hal
materi dan juga merusakkan keharmonisan rumah tangga. Dan tentu tidak perlu
disebutkan satu persatu,karena kita sudah cukup dewasa untuk dapat
membedakan, mana yang bermanfaat dan mana yang merugikan.
Pilihlah
hobi yang:
·
tidak
mengganggu keharmonisan rumah tangga
·
tidak
menganggu perekonomian keluarga
·
dapat
dilakukan dirumah
·
memiliki
nilai investasi
·
setidaknya
bermanfaat untuk pembinaan diri
·
Misalnya:
·
Membaca
·
menulis
·
koleksi
perangko
·
koleksi
coin
·
koleksi
uang kuno
·
koleksi
lukisan
·
koleksi
piringan hitam
·
dan
seterusnya
Menekuni Hobi
Berbicara
mengenal hobbi,tentu setidaknya kita memahami dasar dasarnya. Hobbi
membaca juga ada kiat kiatnya, yakni memilih buku buku bacaan yang
bermanfaat. Untuk apa membuang waktu hanya untuk membaca buku buku yang isinya
akan menjadi sampah dalam pikiran kita?
Waktu itu
sangat berharga Waktu yang terbuang, tidak akan pernah dapat diperoleh lagi.
Maka kita pilih buku bacaan yang ada manfaatnya. Apakah tentang ilmu
pengetahuan, ketrampilan, cocok tanam, masak memasak, sastra dan sebagainya.
Menulis
Menulis
kapan kapan lagi mood? Itu namanya iseng iseng, bukan hobbi. Kalau hobbi,
seharusnya ditekuni, dipelajari, gimana caranya agar dapat menulis lebih baik.
Walaupun belum tentu menjadi penulis yang handal, setidaknya,semakin menulis,
semakin kita dapat memperbaiki mutu tulisan kita.
Hobi Mengoleksi
Kalau
tidak paham ,perlu dipelajari. Karena kalau sekedar beli dan kumpulkan,tanpa
memahami cara pemeliharaannya, maka seluruh upaya kita, akan sia sia belaka.
Misalnya,koleksi perangko bekas atau uang kertas lama, terus ditumpuk, tanpa
pengamanan. Maka setelah berbulan bulan, ketika ditengok, semuanya sudah
lengket dan rusak, Akibatnya yang tersisa adalah sampah yang sudah harus
dibuang, karena tidak ada nilainya sama sekali.
Koleksi Piringan Hitam
Mengoleksi
piringan hitam dan kemudian menumpuk semaunya,sehingga ada yang tergores, retak
dan melengkung. Bila hal ini terjadi, maka nasibnya sama dengan koleksi
perangko bekas dan uang kerta, yakni menjadi sampah, karena tidak ada lagi
nilainya.
Karena
piringan hitam yang tergores benda tajam,melengkung atau retak, jangankan untuk
membeli, dikasih gratispun tidak ada yang bakalan mau, karena sudah kehilangan
nilai jualnya.
Tips
Untuk Menyimpan Koleksi Piringan Hitam
·
hindari
terkena sinar matahari lasngsung,
·
karena
menyebabkan piringan hitam melengkung
·
bila
sudah melengkung, menjadi tidak bernilai lagi.
·
hindari
penumpukan
·
hindari
menyimpan ditempat yang lembab
·
susun
dalam box yang ada rak untuk memisah
·
sehingga
tidak tumpang tindih.
·
hindari
tergores benda tajam,
·
karena
akan merusak kemurnian suaranya.
Kebangkitan
Piringan Hitam
Manusia
pada umumnya suka musik. Dari musik klasik, dangdut, Tekhnik rekaman di
jaman itu masih bersifat alami , tanpa terdistorsi oleh kemajuan jaman dan tak
terjamah oleh komputerisasi. Hal ini membuat hasil rekaman menjadi sangat
nyata, seakan-akan pemusiknya hadir di antara pendengarnya.
Meningkatnya
hasrat untuk kembali ke jaman tempo doeloe ini, salah satu alasannya adalah
kualitas suara yang dianggap jauh lebih sempurna, dibanding format musik lain.
Koleksi
Yang Dapat Menjadi Investasi
Seluruh
koleksi,apakah koleksi pisau, koin, perangko dan lukisan, disamping
merupakan hobbi yang mengasyikan dan bermanfaat, sekaligus dapat menjadi
investasi yang berharga. Dan bilamana kita tidak mendesak membutuhkan uang,
maka dapat dijadikan warisan bagi anak cucu.
Kalau
Hobbi Bisa Menghasilkan Uang, Apa Salahnya?
Hobbi
mengoleksi, memang bukan dengan tujuan,mencari keuntungan materi, tapi kalau
ternyata suatu waktu, koleksi kita memiliki nilai jual yang tinggi, mengapa
tidak?
Sebuah
lukisan kuno yang dibeli dengan harga 5 dolar, dapat terjual dengan harga
ratusan, bahkan ribuan dollar Mengoleksi aneka ragam barang, disamping
merupakan kegiatan positif dan memberikan kesenangan tersendiri, sekaligus
dapat merupakan salah satu investasi yang bernilai tinggi
Koleksi
koin yang sudah saya tekuni sejak tahun 70 an, kini sudah mencapai ribuan
keping,dari berbagai negara, seperti : Singapore,Malaysia, Thailand, Jepang,
Korea, Taiwan, China, Hongkong, Philippina, Cambodia, Eropa, Amerika, Canada,
Australia dan seterusnya. Begitu juga dengan koleksi pisau yang sudah
mencapai lebih dari 100 keping, Perangko, yang sudah berjumlah belasan album.
Cuma sekali saya pernah menjual
perangko,sewaktu kondisi keuangan sangat mendesak .Selebihnya, masih tersimpan
dengan baik, untuk dijadikan warisan bagi cucu cucu kelak.
Kesimpulan
Hobi merupakan
kata serapan yang berasal dari bahasa Inggris yaitu Hobby yang memiliki arti
“aktivitas menyenangkan yang sering dilakukan”. Hobi juga bertujuan untuk
memenuhi keinginan dan mendapatkan kesenangan. Setiap individu pasti memiliki
hobi, baik itu di bidang olahraga, kesenian, usaha dan lain sebagainya. Di
tengah sulitnya mencari pekerjaan saat ini, tidak ada salahnya menjadikan hobi itu
sebagai sumber penghasilan. Kita dapat menemukan pekerjaan yang kita senangi
dengan menjadikan hobi kita sebagai sumber penghasilan. Apabila kita melakukan
pekerjaan itu dengan sepenuh hati tentu kita akan mudah mengerjakannya,
terlebih lagi pekerjaan itu merupakan hobi kita, tentunya dengan sepenuh hati
akan kita kerjakan.
Sumber
Komentar
Posting Komentar